Hutang pemutus
persaudaraan
Uang,siapa yang tak kenal engakau? Karena engkau orang lupa
naak istri ini nya, Karena engkau orang lupa bapak ibu nya, karena engkau orang
lupa akan saudara nya bahkan agama nya. kata orang engkau membutakan engkau membahayakan
namun kenapa kau selalu jadi primadona?
Tren yang selalu menjadi alasan engkau di butuh kan bahkan
untuk memenuhi tren dan gaya zaman mereka sampai rela terhutang dengan jaminan
tiket ke neraka,
Memebahas masalah hutang pasti semua orang sangat familiar
dengan kata ini, bahkan mungkin ada yang menjadi pemeran nya
Hutang itu sebenar nya adalah jalan menuju kita keterlenaan,
menuju pada kesombongan dan bahkan bisa memeicu rusak nya tali persaudaraan
Kenapa hutang bisa di katakan memecah tali persaudaraan
karena uang adalah jawaban nya,uang di tuhan kan nya gaya di munculkan nya dan
trend di kedepankan nya, namun ketika tak bisa memabyar saat jatuh tempo nya
mereka kelabakan dan bahkan menggunakan jurus yang paling jitu bagi ereka,yaitu
menghilang
Berbicara soal hutang sebenar nya hutang ini berat loh,
salah satu penghalang seseorang masuk surga adalah hutang , karena ini hubungan
nya manusia dengan manusia Jadi Hanya bisa di selesaikan dengan manusia itu
tersebut
Kadang kita jumpai saat pinjam uang manis bak budak yang
baru merdeka namun ketika ingin menagih nya mereka seakan akan lebih bengis
dari abu jahal dan kawan nya.
Saat pinajm bak malaikat dengan mata yang berkaca kaca
berharap akan bantuan dari sang mangsa nya, namun saat di minta untuk bayar
lebih galak dari para penjaga neraka.
Kalo berbicara masalah hutang ini lucu juga, mereka seakan
akan selalu ada cara untuk menghidari membayar hutang nya semisal, saat di
minta bayar hutang nya selalu bilang selalu tak punya uang namun di instagram
selalu berjalan jalan ria,nongkrong di cafe yang mahal harga makanan nya dan
bahkan selalu ganti baju setiap nya, ada yang menghilang bak di telah bumi,
bahkan ada yang lebih sangar dari penagih nya,
Sebegitu sulit kah kita membantu orang? Menagih hak kita
seakan-akan kita yang mengemis kepada nya.
Ingat saudara ku, sekecil apapun hutang mu ada hak orang
yang engkau tahan. Setega itukah engkau mempermain kan orang yang telah ikhlas
membantu mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar